Tuesday, November 29, 2005

Teori Evolusi Manusia

Banyak orang mengatakan kalau asal manusia menurut versi agama dan versi sejarah tidak bisa dihubungan.
Agama kristiani mengatakan manusia pertama di bumi ini adalah adam dan hawa yang berasal dari surga, sedangkan menurut sejarah manusia berasal dari kera yang berevolusi menjadi manusia.

Pandanganku tentang asal usul manusia sangat lain. Manusia ciptaan Tuhan dan manusia purba yang mirip kera yang ber-evolusi hidup bersamaan pada jaman yang sama.

Sebenarnya Tuhan tidak menciptakan manusia, melainkan manusia merupakan pecahan roh dari Tuhan. Tentunya pecahan roh dariNya itu bukan hanya adam dan hawa.
Atas dasar inilah kenapa manusia masih mempunyai hati yang murni, walaupun sejahat apapun. Manusia bisa jahat karena pengaruh hawa buruk yang ada di bumi.

Di alam surga manusia hidup bersuka ria setiap hari, segala sesuatu telah tersedia, tidak ada usaha sedikit pun untuk mencapai sesuatu.
Melihat hal ini Tuhan mulai berpikir agar manusia mau berusaha dan bisa mandiri. Akhirnya Tuhan menciptakan bumi yang nantinya semua manusia di surga akan dikirim ke sini.

Setelah bumi terbentuk dan bumi telah terisi dengan segala macam makhluk hidup dan tumbuhan, dikirim lah manusia ke bumi. Mereka ditugasi untuk merawat bumi dan menciptakan kehidupan yang bahagia di sini. Segala sesuatu yang ingin dicapai haruslah melalui usaha terlebih dahulu, tidak seperti di surga.
Tentu saja manusia tidak setuju dengan ini, mereka masih ingin hidup enak dan ingin kembali ke surga secepatnya. Namun Tuhan mempunyai rencana yang lain, nanti pada jaman ke-3, tepatnya sekarang, Tuhan akan mengirim "surat" untuk mengingatkan kita agar kembali ke surga.

Kembali kepada manusia purba... Tuhan menciptakan berbagai macam makhluk hidup, diantaranya manusia purba ini. Manusia purba ini mempunyai bentuk fisik yang sangat mirip dengan manusia pecahan roh Tuhan, pada mulanya seperti kera. Dengan berjalannya waktu, manusia purba ini mengalami evolusi sehingga ia lebih mirip manusia daripada kera.
Tetapi ia tetap termasuk manusia purba bukan manusia pecahan roh Tuhan. Hingga suatu waktu mereka punah karena suatu sebab sehingga hanya manusia pecahan roh Tuhan yang terus berkembang biak sampai sekarang.

Posted by d-ace @ 12:49 PM 9 comments links to this post

9 Comments

  1. Anonymous obakasan posted at 1:46 AM  
    gmn ya... kalo menurut gw sih manusia diciptakan oleh tuhan langsung seperti kita apa adanya. jadi sejujurnya gw ga percaya adanya teori evolusi. mungkin manusia kera yang ditemukan fosilnya itu adalah salah satu spesies tersendiri. dan pada jaman dolo ada juga manusia seperti kita. tapi karena faktor alam (yah... karena tuhan juga menginginkan) maka manusia kera tersebut mulai punah, dan hanya tersisa manusia yang sekarang ada. itulah pendapat gw.... mohon maklum yah ^^

    btw knapa akhir2 ini jadi jarang posting... gw masi newbie sih, tapi menurut gw blog lo menarik loh ^^


    sering posting yah ^^ ganbatte-nee~~

    obakasan.baka@gmail.com
  2. Blogger blizzardcrush posted at 8:12 AM  
    thks dah mo subscribe di blog gua ^^
    iya terakhir emang sibuk ama ujian, tar deh kalo ada waktu aku tulis artikel lg ^^

    its ok. tiap orang punya pendapat yg berbeda. yang sebenarnya gimana, kan semua orang ga tau =) and thks dah mo share your opinion =p
  3. Anonymous Oty posted at 8:08 PM  
    fbqoPandangan evolusi dari kacamata agama dan sains memang berbeda. It kan wajar. Wong kacamata yang dipakainya ada udah beda. Tapi menurutku sendiri, manusia diciptakan langsung oleh Tuhan dengan bentuk yang seperti sekarang ini. sedangkan manusia berasal dari kera itu sendiri menurutku bohong. Dari Darwin sendiri, dalam bukunya ia tidak menyebutkan bahwa manusia adalah keturunan kera. Dia hanya mengatakan bahwa antara manusia dan kera memiliki hubungan kekerabatan.

    Fosil manusia yang ditemukan sebagai bukti dari hasil evolusi, keberadaannya, buatku sendiri, bukan merupakan suatu kebenaran mutlak.
    Ingat bahwa fosil-fosil yang ditemukan bukan merupakan fosi dalam bentuk utuh, tapi merupakan serpihan-serpihan. Jadi, siapapun orangnya bebas mengkontruksi fosil yang ditemukannya sesuai dengan imajinasinya.

    Jadi, kesimpulannya, buat aku sendiri kurang percaya dengan evolusi manusia. Tapi keberadaan evolusi sendiri aku mengakuinya.

    Bingung ya?!
  4. Blogger Dwi posted at 7:07 AM  
    menurut aku, manusia yang sekarang ini adalah anak cucu Adam dan Hawa yang ditugaskan oleh Allah untuk menjadi Khalifah ( Penerus utk Menjaga ) di Bumi. Artinya sebelum Adam diurunkan ke Bumi, telah ada mahluk yang menempati Bumi. Hal ini dipertegas oleh pernyataan Malaikat Jibril saat berdialog dengan Allah yang mengatakan bahwa dirinya ( Jibril ) merasa TAKUT atas rencana ( Skenario ) Allah untuk menjadikan Adam sebagai Khalifah di Muka Bumi, kenapa Jibril TAKUT..?? Karena e karena Jibril KHAWATIR penghuni bumi yang baru akan MELAKUKAN HAL YANG SAMA dengan penghuni bumi sebelumnya, yaitu MEMBUAT PERTUMPAHAN DARAH ( PERANG ) saling Membuat ONAR. Tetapi Allah memberikan sebuah Anugrah kepada manusia sebuah HATI DAN NAFSU yang tidak diberikan kepada Penghuni Bumi sebelumnya, dengan demikian ALLAH memberikan pernyataan bahwa Jibril tidak usah terlalu khawatir.
  5. Anonymous Anonymous posted at 3:16 AM  
    Numpang comment disini ya... Kayaknya topiknya menarik?! Sori neh klo gw anonim soale gak punya google id/blog/lainnya hehe...

    Gw mode off; saya mode on

    Saya kurang setuju dg evolusi, karena para pemikir yg mencetuskan evolusi pada abad pertengahan adalah org2 gila yg ingin menjalani kehidupan semaunya sendiri. Tapi keinginan mereka itu berbenturan dengan agama, lalu mereka melawannya dg mengembangkan konsep rasional yg memunculkan keraguan akan keberadaan Tuhan.

    Jadi tujuannya bukan untuk mengemukakan kebenaran tapi menyerang agama dan keTuhanan. Pintar sekali mengemukakan pemikiran dengan kata-kata sedemikian rupa sampai orang lain percaya bahwa itu benar. Teori tanpa bukti-bukti ilmiah, kalo gak nyambung disambung-sambungin (contoh manusia kera, ada sisa-sisa manusia dan kera mati ditempat & zaman yg sama, terus dianggap sebagai missing link/fosil manusia kera).

    Saya lebih percaya pada teori penciptaan, soalnya saya dulunya bukan sepotong protoplasma yg gak berharga dan mengotori pantai (seperti kata evolusi). Saya adalah pribadi yang berharga (begitu kata keluarga saya). Apa mereka (evolutionist) punya bukti rekaman video atau liat sendiri kalo makhluk hidup berevolusi seperti mrk bilang? Kalo nggak berarti itu cuma asumsi, atau boleh dibilang mereka percaya walau nggak lihat. Sama seperti orang beragama percaya kepada Tuhan, walau nggak lihat sendiri.

    Berarti evolusi juga merupakan agama, dan kalo anda percaya, berarti agama anda lebih dari satu yaitu agama asli anda dan EVOLUSI.

    Eiit, jd kebanyakan ngomong...demikianlah sekelumit pemikiran saya. Coba cek situs ini kalo mau: www.drdino.com, bagus lho.. Disitu ada penjelasan tentang usia bumi, evolusi, dinosaurus, etc dari sudut pandang Kristen. Yup, i'm a Christian. Buat yg non-Kristen sih terserah aja, tp itu lebih baik daripada kaum evolusionist....

    semoga bermanfaat... (kayaknya pernah denger?!)
  6. Blogger Usman Surya posted at 10:06 AM  
    Bahasa adalah tema sentral dari peradaban manusia, perhatikan perbedaan bahasa-bahasa terdahulu seperti bahasa mesir (dengan aksara hieroglyph) dan bahasa modern (dengan aksara latin yang dimodifikasi). Lebih jauh lagi menarik untuk mencermati bahasa binatang (termasuk insting didalamnya). Bahasa umum binatang adalah geraman, tatapan mata,dan tingkah laku fisik. Beberapa binatang seperti burung dan simpanse telah berhasil mengembangkan bahasa yang lebih kompleks. Bayangkan kehidupan manusia ketika evolusi pikiran belum sempurna, ketika bahasa sangat sederhana. Ungkapan-ungkapan rumit kemudian didefinisikan sebagai sesuatu yang mistikal, itu adalah suatu jalan keluar yang paling mungkin untuk membangun jembatan antara beberapa orang yang memiliki pengetahuan lebih dengan komunitas kebanyakan yang awam. segalahobi.blogspot.com
  7. Blogger waruto posted at 6:21 AM  
    menurut saya,manusia dan manusia purba itu berbeda, manusia purba udah punah sedangkan yang sekarang ada adalah manusia. Allah menciptakan bumi dan alam semesta ini secara bertahap, pada suatu tahap penciptaan bisa jadi makhluk yang sebelumnya telah punah dan digantikan makhluk baru atau bisa juga maklhuk yang baru bisa lebih bertahan terhadap perubahan lingkungan., kita serahkan semuanya pada Allah, Dialah dzat yang Maha tahu, pemilik segala rahasia.
  8. Anonymous Anonymous posted at 4:24 PM  
    dasar orang sesat kamu. cuma khayalanmu aja itu.
  9. Anonymous Anonymous posted at 6:51 AM  
    menurut gw sih yah ada yang janggal dari artiket tsb,sbenernya manusia itu diciptakan BUKAN dari pecahan roh Tuhan,krn manusia itu dibuat olah tanah atas izin Allah,manusia ada yang baik itu dari diri sendiri dan begitu pula yang jahat,jadi gw mau sedikit memperbaiki posting yang janggal buat gw aja

    sebelumnya gw minta maaf klo ada kata2 menyinggung,

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

« Home